Demensia

Kenali Gejala Awal Alzheimer: Bukan Proses Penuaan

Alzheimer merupakan suatu penyakit yang menyebabkan otak mengalami masalah dengan kemampuan mengingat, berpikir dan berperilaku. Perjalanan penyakit ini sangat panjang, hingga 20 tahun. Kenalilah gejala Alzheimer karena diagnosis dini dan penanganan yang tepat akan membantu mengembalikan kualitas hidup penderita.

Kemampuan seseorang dalam mengingat akan menurun seiring bertambahnya usia. Hal tersebut karena tubuh kita mengalami proses yang disebut penuaan. Namun tidak semua penurunan kemampuan mengingat dapat dianggap proses alami dari penuaan. Bisa jadi hilangnya ingatan merupakan suatu pertanda kondisi yang lebih serius.

Beberapa kondisi yang dialami tubuh dapat mengganggu fungsi ingatan. Bila hilangnya ingatan terasa mengganggu dan dinilai tidak lazim, maka sebaiknya menemui dokter. Diagnosis dini penyebab hilangnya ingatan dan penanganan yang tepat akan membantu mengembalikan kualitas hidup penderita. Gangguan ingatan dapat disebabkan oleh kondisi-kondisi sebagai berikut depresi, efek samping suatu terapi, konsumsi alkohol yang berlebih, pola makan yang buruk, defisiensi vitamin dan penyakit Alzheimer dan demensia lainnya.

Alzheimer merupakan suatu penyakit yang menyebabkan otak mengalami masalah dengan kemampuan mengingat, berpikir dan berperilaku. Perjalanan penyakit ini sangat lama; dapat mencapai 20 tahun. Pada awalnya penderita akan mengalami lupa atau kebingungan yang ringan dan dianggap normal sampai gejala menjadi semakin parah hingga benar-benar mengalami demensia atau pikun. Oleh karena itu perlu dikenali gejala-gejala Alzheimer sehingga dapat dilakukan penanganan yang lebih dini.

Berikut adalah gejala-gejala awal sebagai pertanda Alzheimer :
1. Gangguan daya ingat
Pada kondisi normal, seseorang dapat melupakan nama atau nomor telepon. Namun bila hal yang dilupakan adalah informasi yang belum lama diterima, hal tersebut merupakan gejala awal Alzheimer.

2. Kesulitan dalam melakukan aktivitas sederhana
Penderita demensia akan menemukan kesulitan dalam merencanakan atau menyelesaikan tugas-tugas harian, khususnya yang membutuhkan urutan dalam pelaksanaannya. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat berupa menyiapkan makanan, menelepon atau bermain kartu. Suatu hal yang normal bila seseorang terkadang melupakan hal yang ingin diucapkan atau alasan memasuki suatu ruangan.

3. Kesulitan dengan berbicara dan berbahasa
Penderita Alzheimer akan sering melupakan kata-kata yang umum digunakan dan mengalami kesulitan dalam menggantikan kata-kata yang tidak umum. Hal tersebut akan berpengaruh dalam cara mereka berkomunikasi baik lisan maupun tulisan. Misalnya bila mencari sikat gigi, mereka akan bertanya mengenai "yang ada di mulut". Hal yang normal bila terkadang kesulitan dalam menemukan kata-kata yang tepat.

4. Melupakan waktu dan tempat
Alzheimer akan membuat seseorang melupakan tempat dia sedang berada, bagaimana cara mencapai tempat tersebut dan tidak tahu cara pulang. Penderita Alzheimer menjadi mudah tersesat bahkan di lingkungan dekat rumah.

5. Menurunnya kemampuan dalam berpenampilan
Penderita Alzheimer akan berpakaian tidak sesuai dengan kondisi, misalnya menggunakan pakaian yang tebal saat cuaca panas. Penderita juga menjadi tidak memperhatikan penampilan dan kebersihan diri.

6. Kesulitan dalam berpikir mengenai hal yang kompleks
Alzheimer akan menyebabkan seseorang kesulitan dalam melakukan tugas yang rumit, misalnya berhitung.

7. Salah dalam menempatkan benda-benda
Penderita Alzheimer akan menempatkan benda-benda pada tempat yang tidak lazim, misalnya menaruh setrika dalam lemari pendingin. Hal yang normal bila sesekali kita lupa tempat kita meletakkan kunci atau dompet.

8. Perubahan dalam perasaan atau perilaku
Suasana hati penderita Alzheimer dapat berubah dengan cepat, misalnya dari senang sampai marah sampai sedih, tanpa alasan yang jelas.

9. Perubahan kepribadian
Tak hanya suasana hati dari penderita Alzheimer yang berubah, emosi mereka juga berubah secara dramatis. Mereka akan dengan mudah menjadi curiga, bingung, takut atau sangat tergantung pada anggota keluarga. Secara normal, kepribadian seseorang akan berubah dengan bertambahnya usia, namun secara perlahan.

10. Hilangnya minat dan inisiatif
Seorang penderita Alzheimer dapat menjadi sangat pasif, seperti duduk di depan TV selama berjam-jam, menjadi malas untuk bergerak atau mencari kesibukan.

Walaupun tidak ada batas yang jelas yang membedakan antara perubahan yang normal dari bertambahnya usia dengan gejala-gejala Alzheimer, namun bila kemampuan dasar seseorang yang berada di dekat Anda terlihat menurun, ada baiknya bila menemui dokter untuk mengetahui apakah hal tersebut normal atau tidak.


Referensi

penulis: 
Syndicate content